Lompat ke isi utama

Berita

Tembus 780, Bawaslu Kabupaten Probolinggo catat rekor pendaftar terbanyak

Kraksaan - Bawaslu Probolinggo mencatat rekor terbanyak Pendaftar atas Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dihari terakhirnya pendaftaran (27/09/2022). Hal ini terlihat pada data rekapitulasi pendaftaran Panwascam yang dirilis malam tadi oleh Panitia rekrutmen Panwascam Bawaslu Probolinggo. Disana disebutkan total pendaftar hingga masa akhir pendaftaran tembus 780 orang pendaftar dengan rincian laki-laki sebanyak 591 dan perempuan sebanyak 189 orang. Sedang sehari ini saja pendaftar sebanyak 200 orang, laki-laki 140 orang pendaftar dan perempuan 60 orang. Capaian ini merupakan rekor terbanyak se Jawa Timur di atas Kabupaten Bojonegoro, Bondowoso, Jember dan Bawaslu Kabupaten Kota lainnya di Jawa Timur. Sejak awal pendaftaran di Bawaslu Kabupaten Probolinggo para pendaftar selalu memadati kantor sekretariat pendaftaran panwascam di Jalan MT. Hartono 466 Semampir Kraksaan Probolinggo. Menurut Fathul Qorib Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo bahwa Pendaftar tahun ini dua kali lipat lebih banyak dari pendaftar tahun 2017. "Luar biasa, pendaftar Panwascam tahun ini dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan tahun 2017. Dimana tahun 2017 pendaftar hanya sebanyak 320 orang untuk 24 kecamatan di wilayah Kabupaten Probolinggo, sedangkan tahun ini tercatat 780 orang" ujarnya. Ditanya kenapa bisa sebanyak itu?, Cak Qorib menjawab " yang pertama pasti sosialisasi yang kami lakukan berhasil bahkan melampaui ekspektasi, sosialisasi yang kami lakukan sangat masif dilakukan melalui media digital seperti Facebook, Instagram, Twitter, Tiktok yang di link kan website bawaslu kabupaten Probolinggo yang berisi lembar pengumuman dan berkas lamaran yang dibutuhkan oleh peserta. Yang kedua antusiasme masyarakat kabupaten Probolinggo terjadi karena mereka ingin berpartisipasi untuk menjadi bagian dari pengawas pemilu setelah mereka mengetahui tentang pentingnya pengawasan pemilu yang mereka ketahui dari program SKPP, Sekolah Demokrasi, Kuliah Pengawasan, Podcast Bawaslu, infografis Bawaslu yang disampaikan baik melalui media digital dan konvensional" jelasnya. Sementara itu menurut Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Probolinggo Rifqohul Ibad bahwa sebagian pendaftar berasal dari kaum milenial dan generasi Z. "Ya, sebagian besar dari 780 pendaftar berasal dari kaum milenial dan generasi Z dimana mereka ini sangat cakap digital sehingga tidak heran jika pendaftar didominasi oleh mereka karena kami dalam memberikan sosialisasi dan pengumuman pendaftaran Panwascam itu lebih banyak menggunakan media digital ini yang terbukti lebih cepat, bayangkan dalam waktu hanya tujuh hari saja pendaftar sudah tembus 780 orang" kata pria asal Paiton Probolinggo ini. Ditanya tentang langkah selanjutnya setelah masa berakhirnya pendaftaran ini, Ketua Pokja Rekrutmen Panwascam Bawaslu Kabupaten Probolinggo Zaini Gunawan menyatakan akan koordinasi lebih lanjut dengan Bawaslu Provinsi Jawa Timur. "Kami akan berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi Jawa Timur mengingat membludaknya peserta yang mendaftar ini, tentu berdasarkan jadwal pembentukan rekrutmen yang telah ditetapkan berdasarkan pedoman pembentukannya. Hal yang perlu kami koordinasikan semisal bagaimana pemeriksaan administrasi, pelaksanaan Tes CAT nya" ujarnya. "Terkait dengan 3 Kecamatan yang kemaren minim pendaftar perempuan, Alhamdulillah di hari terakhir pendaftaran sudah terpenuhi dan tidak perlu di buka perpanjangan pendaftaran mengingat dalam ketentuan untuk setiap tahapan pendaftaran harus memperhatikan 30% keterlibatan perempuan, dan Di Bawaslu Probolinggo di 24 Kecamatan sudah memenuhi syarat ketentuan tersebut" pungkasnya. Dalam kondisi pendaftar yang mencapai 780 tersebut, maka sangat besar kemungkinan Bawaslu Kabupaten Probolinggo tercatat sebagai pendaftar terbanyak di Jawa Timur dalam rekrutmen panwascam pada pemilu 2024 ini. (Humas)
Tag
Berita
Giat kantor