Lompat ke isi utama

Berita

Koordinasi Identifikasi Lokasi Khusus Penyusunan Daftar Pemilih

Probolinggo - Sesuai Instruksi Bawaslu RI Nomor 4 tentang Identifikasi Potensi Lokasi Khusus dalam Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih di Lokasi Khusus Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Probolinggo Divisi Pencegahan Parmas dan Humas  melaksanakan koordinasi di Kantor Dinas Sosial, di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan di kantor Kementrian Agama Kabupaten Probolinggo (21/12).

Ditemui langsung oleh Aswin selaku Divisi Pekerja Sosial di Dinsos, dirinya mengatakan “Dikabupaten Probolinggo ada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) berjumlah 45 keseluruhnya, akan tetapi ada 35 yang sudah di akreditasi. Rata rata LKSA yang ada di kabupaten probolinggo tidak lebih dari 120 penghuni. Contoh di Kecamatan Leces Desa Clarak terdapat LKSA Hidayatul Islam, selain itu juga ada mitra kita sekitar tujuh ribu yatim piatu berlokasi di LKSA Az-Zainiyah Nurul Jadid”, ungkapnya.

Selanjutnya sekretaris BPBD Abdullah turut menyampaikan terdapat beberapa titik rawan bencana longsor yang perlu di waspadai diantaranya Kotaanyar, Krucil, Tiris, Sumber, Sukapura , Gading. Untuk yang rawan banjir yang ada di kabupaten probolinggo yaitu di kecamatan tongas, dringu, gending, kraksaan, dan paiton.

“Bencana Rop juga ada di seluruh pantai utara kabupaten probolinggo akan tetapi yang paling parah terjadi Rop di Kalibuntu Kecamatan Kraksaan. Mengenai Penampungan sejauh ini tidak ada penampungan atau pengungsian”, imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut Dr. H. Didik Hariyadi, S.Ag., M.Pd. selaku Kasi Kepontren juga menyatakan terdapat 224 pondok pesantren yang sudah di terakreditasi dan mempunyai ijin dari kementrian agama yang sebelumnya tembus di angka 1000 saat rapat koordinasi di tingkat provinsi.

“Setelah kami teliti dan analisa ternyata ada beberapa pondok pesantren yang tidak memiliki ijin dari kami sehingga kami tidak mempunyai datanya. Terkait teknis kepulangan mereka untuk menyoblos atau tidak saat pemilu mendatang itu internal dari pesantren sendiri”, tutupnya. (Humas)

Tag
Berita
Koordinasi