Jumat Sehati Bawaslu Probolinggo: Menyelaraskan Kebersihan Hati dan Profesionalisme Kerja
|
PROBOLINGGO – Suasana berbeda terasa di mushollah Bawaslu Kabupaten Probolinggo pada Jumat (13/3). Seluruh staf sekretariat berkumpul sejenak, melepas penat dari rutinitas pengawasan dan urusan administrasi, untuk duduk bersama menata hati.
Melalui program rutin bertajuk 'Jumat Sehati', kali ini Bawaslu Kabupaten Probolinggo menghadirkan format tausiyah yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekretariat, Maswijaya. Di hadapan jajarannya, ia tidak berbicara soal pasal-pasal pelanggaran pemilu, melainkan sebuah pesan mendasar yang sering kali terlupakan di tengah padatnya pekerjaan: harmoni dan kebersihan.
Maswijaya mengingatkan kembali bahwa nilai-nilai ajaran Islam sangat lekat dengan kecintaan pada kebersihan, keindahan, dan keselarasan. Harmoni yang dimaksud mencakup spektrum yang luas—mulai dari menjaga hubungan baik dengan Sang Pencipta, merawat empati antarsesama manusia, hingga menjaga kelestarian alam sekitar.
Pesan spiritual ini kemudian ditarik pada realitas keseharian mereka di lembaga pengawas pemilu. Menurut Maswijaya, dalam menjalankan tugas negara, pendekatan yang kaku tidak melulu efektif. Keselarasan dalam bertugas yang dibalut dengan sisi-sisi humanis justru sangat diperlukan untuk merangkul semua elemen masyarakat.
Harmoni yang dibangun dalam Jumat Sehati bukan hanya soal hubungan manusia dengan Tuhannya, tetapi juga bagaimana pegawai Bawaslu menciptakan keselarasan yang humanis dalam lingkungan kerjanya sehari-hari.
"Lingkungan kerja yang nyaman itu kita yang ciptakan," pesannya di sela-sela tausiyah.
Melalui momen Jumat Sehati ini, Maswijaya mengajak seluruh jajaran staf untuk terus bersinergi, meminimalisasi gesekan antar-rekan kerja, dan yang paling krusial adalah membuang jauh-jauh sifat iri maupun dengki.
Baginya, profesionalisme seorang staf Bawaslu harus berjalan beriringan. Membersihkan hati dari prasangka buruk sama pentingnya dengan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan kantor Bawaslu Kabupaten Probolinggo.
Lewat pendekatan seperti ini, Bawaslu Kabupaten Probolinggo berharap semangat 'Jumat Sehati' tidak hanya berhenti di pintu mushollah, tetapi terbawa hingga ke meja kerja, menciptakan ekosistem kehumasan dan pengawasan yang sehat, solid, dan selalu memanusiakan manusia.
Penulis : Budi
Editor : Alam
Dokumentasi : Budi