Cak Masykur : Jadikan Konsep “Riding The Wave” dalam Kehumasan Lembaga
|
Probolinggo - Konsep riding the wave secara bahasa adalah menunggang gelombang. Hal itulah yang menjadi dasar bagaimana kinerja humas dalam sebuah lembaga. Namun tidak hanya lembaga tapi konsep tersebut dapat diaplikasikan pada masing-masing individu.
Konsep tersebut disampaikan oleh narasumber Masykurudin Hafidz atau sering disapa Cak Masykur dalam acara Rapat Pengelolaan Kehumasan Peliputan dan Dokumentasi Informasi Publik pada Kamis (03/11) di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Probolinggo.
Beliau adalah Tim Ahli dari Bawaslu Republik Indonesia. Selain itu Cak Hafidz juga seorang content creator yang membidangi kepemiluan. Menurutnya bagi para pengusaha dan pebisnis, strategi dan konsep ini pasti sudah tidak asing lagi juga sudah banyak diterapkan oleh perusahaan dan brand besar. Tentunya memiliki dampak terhadap tren kekinian. Cak Masykur sendiri pun membuktikan dalam konten video di channel Youtubenya yang pernah mencapai viewers 1,3 juta pengguna YouTube.
“Inilah Riding the Wave, gelombang berita dan sesuatu yang viral tentu saja banyak dibicarakan oleh masyarakat. Pada saat itu saya membuat cara penanggulangan covid dalam aspek agama islam. Konten itu saya buat ketika awal Covid-19 pertama kali masuk Indonesia. Saat itu orang kebingungan, jadilah konten video saya menduduki viewers terbanyak dalam algoritma YouTube", ujarnya.
Oleh karena itu sebelum membuat konten kita harus melakukan riset apakah suatu tersebut masih tren apa tidak. Kita bisa mengetahui secara instan lewat Google Trend”, jelasnya sembari menceritakan aplikasi konsep tersebut.
“Tidak hanya mengikuti sesuatu yang viral, masyarakat cenderung mengikuti berita lewat judulnya. Kebanyakan berita pada saat ini mengandung plot twist yang memberikan kejutan di bagian akhirnya” lanjutnya.
Menambahkan penjelasan Masykurudin, Kordiv Pencegahan, Humas dan Partisipasi Masyarakat Rifqohul Ibad menyampaikan perlunya inovasi-inovasi baru dari Humas Bawaslu dan mengikuti perkembangan informasi terkini.
Hal tersebut dimaksudkan agar Humas dapat menyajikan dengan baik informasi yang sudah dimiliki kepada publik. Serta turut berperan aktif serta dapat menyajikan berita ataupun informasi yang menarik bagi semua dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik. (Humas)