Bawaslu Lauching IKP sebagai Bentuk Pencegahan.
|
Jakarta-Hari ini Bawaslu Kabupaten Probolinggo hadiri kegiatan launching indeks kerawanan pemilu dan pemilihan serentak 2024. Dalam giat ini hadiri Menkopolhukam, Menteri dalam negeri, Badan Intelejen Negara, TNI, Polri, Komisi II DPR RI, KPU RI, DKPP, 38 Divisi Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Provinsi dan 38 Bawaslu Kabupaten Kota divisi Pencegahan, Parmas dan Humas beserta staf . Kegiatan ini laksanakan di Redtop hotel dan convention center pencenongan-Jakarta tanggal 16 Desember 2022.
Sambutan pertama di sampaikan oleh Ibrahim Malik tanjung selaku Plt. Kapuslitbangdiklat "kegiatan ini di laksanakan agar ada pemetaan yang komprehensif, Bawaslu menyusun IKP ini yang telah di analisis oleh divisi pencegahan. IKP ini sudah di lauching pada tanggal 2019, akan tetap setiap pemilu akan selalu ada pembaharuan IKP yang hari ini di laksanakan" katanya.
Dalam hal ini bapak Moh. Affuddin selaku anggota KPU RI juga memberikan sambutan "IKP ini menjadi salah satu yang sangat penting karena dari beberapa lembaga pemerintah, IKP ini adalah produk asli dari Indonesia yang tidak ada negara lain. Kami selaku KPU RI juga akan memakai IKP ini menjadi kerawanan-kerawanan sebagai bentuk pencegahan pada pemilu 2024"ungkapnya.
Raka Sandi selaku anggota DKPP juga memberikan sambutannya dalam giat ini "DKPP memberikan apresiasi yang sangat tinggi mengenai launchingnya IKP ini sebagai bentuk pencegahan, IKP sangat penting karena kerawanan ini akan berdampak pada integritas penyelenggara, oleh karena itu kami berharap menjadi langkah langkah strategis sebagai bentuk pencegahan pada pengawasan pada pemilu 2024" Ungkap Raka Sandi.
Ketua Bawaslu RI bapak Rahmat Bagja memberikan sambutannya "IKP merupakan parameter sehat tidaknya demokrasi pada kegiatan pemilu yang ada di Indonesia, perlu di ketahui bahwa IKP adalah turunan dari 2008 sampai saat ini, harapan agar bapak dan ibuk lebih perhatian IKP menjadi antisipasi kedepan pada pencegahan di pengawasan pemilu 2024" katanya
kegiatan dilanjutkan pemaparan indeks kerawanan pemilu (IKP) oleh Lolly suhenty selaku koordinator divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu RI.