Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gelar Soft Launching Jarimu Awasi Pemilu dan Bimtek Pengawasan Coklit

Probolinggo - Bawaslu Kabupaten Probolinggo menggelar soft launching komunitas digital pengawasan partisipatif Jarimu Awasi Pemilu dan Bimbingan Teknis Pencocokan Penelitian (coklit) bagi Panwascam dan Pengawas Kelurahan/Desa se-Kabupaten Probolinggo. Giat ini dilaksanakan di Grand Whiz Hotel Bromo kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo pada Selasa 14 Februari 2023, bertepatan dengan 1 tahun menuju Pemilu 2024.

Merupakan suatu kegiatan besar dan perdana bagi seluruh jajaran pengawas Kabupaten Probolinggo karena dapat mengundang 72 Panwascam serta 330 PKD. Selain itu acara ini dihadiri oleh Ketua dan anggota KPU Kabupaten Probolinggo, Muspika Sukapura, serta tokoh-tokoh sesepuh adat suku Tengger sebagai wakil dari stakeholder serta wakil dari wilayah kecamatan Sukapura.

Dalam acara tersebut Koordinator Divisi pencegahan Parmas dan humas rival Ibad mewakili ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo meresmikan platform Jarimu Awasi Pemilu sebagai media pengawasan partisipatif yang dapat didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

“Pertukaran informasi yang begitu cepat menjadikan pengawasan Pemilu 2024 juga harus mengikuti tuntutan tersebut. Maka dari itu Bawaslu berinovasi agar memberikan terobosan sebuah media yang mengikuti perkembangan zaman" tutur Ibad.

Sebagai informasi, aplikasi tersebut adalah suatu alat dalam mempercepat alur informasi, literasi digital pengawasan pemilu dan respon cepat terhadap disinformasi isu-isu Pemilu serta tindak lanjut aduan konten disinformasi.

Dikatakannya dalam komunitas digital tersebut sahabat Bawaslu dapat mengadukan konten di media sosial yang mengandung dugaan pelanggaran di menu pengaduan.

Setelah diadakan soft launching jarimu awasi pemilu dan posko kawal hak pilih Bawaslu Kabupaten Probolinggo melaksanakan bimbingan teknis pengawasan coklit , dengan menghadirkan narasumber yaitu anggota KPU Kabupaten Probolinggo Muhammad Zamroni.

Zamroni mengatakan bahwa pemuktahiran data pemilih tidak hanya tugas dari jajaran KPU saja melainkan juga tugas penting seorang pengawas pemilu yang menjadi dasar untuk penentuan daftar pemilih sehingga pelaksanaannya harus sesuai dengan regulasi dan prosedur yang benar.

"Jajaran PKD harus memastikan bahwa pantarlih melaksanakan coklit secara door to door dan tidak mengerjakan di atas meja. Maka apabila jajaran pengawas Pemilu tidak melaksanakan pengawasan dengan benar akan ada banyak permasalahan yang terjadi setelahnya" jelas Zamroni.

Tag
Berita