Apel Pagi, Ketua Himbau Untuk Saling Membantu dan Mendukung
|
Probolinggo – Kegiatan apel pagi merupakan rutinitas yang wajib dilaksanakan pada hari Senin. Untuk itu sebagai bentuk dari kedisiplinan para pegawai dilingkungan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Probolinggo apel pagi di minggu kedua bulan November pada 14 November 2022.
Pelaksanaan apel pagi dilingkungan Bawaslu Probolinggo diikuti oleh Pimpinan dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Probolinggo serta seluruh staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Probolinggo yang berjumlah 12 orang diikuti oleh mahasiswa PKL Universitas Nurul Jadid dan siswa magang SMKN 2 Kraksaan.
Pada pelaksanaan apel pagi bertindak sebagai pembina apel adalah Ketua Bawaslu Probolinggo, Fathul Qorib. Dalam apel pagi Fathul Qorib menyampaikan bahwa para pimpinan Bawaslu Probolinggo mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf yang mengikuti apel sesuai dengan instruksi.
“Soliditas dan kekompakan pada masa sekarang dapat kita capai melalui kerjasama dalam mengembangkan lembaga. Dan juga pada masa sekarang Bawaslu tidak mengenal hari libur. Karena kita dituntut bekerja penuh waktu. Maka dari itu, bagi staf yang melaksanakan pekerjaan di luar jam kantor harus kita dukung”, tegasnya
“Jaga kekompakan dan kerjasama. Jikalau tidak bisa membantu dalam menyelesaikan pekerjaan, minimal kita menyemangati secara emosional yang saat sekarang perlu kiranya memperbanyak konten dan menambah dukungan”, lanjut Qorib.
Lebih lanjut Koordinator Sekretariat, Mochammad Sofiyan juga menyampaikan beberapa amanat. Dalam arahannya, Sofiyan menyampaikan bahwa selain untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab bagi seluruh pegawai di lingkungan Bawaslu Probolinggo. Apel pagi juga bisa dijadikan sebagai media positif untuk membangun dan mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kualitas kinerja yang lebih baik dalam pengawasan tahapan kepemiluan.
“Tidak hanya terkait jam masuk dan pulang kerja saja melainkan juga terkait disiplin dalam penyelesaian pekerjaan dan target-target yang menjadi tanggung jawabnya masing-masing pegawai”, tutur Sofiyan. (Humas)