Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026: Bawaslu Probolinggo Dorong Pemuda Kawal Demokrasi
|
Probolinggo - Bawaslu Kabupaten Probolinggo menggelar apel peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 08.30 WIB tersebut diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat, yang terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta Tenaga Pendukung.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema nasional "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia". Tema tersebut merefleksikan nilai-nilai penting yang harus dijunjung tinggi oleh generasi muda dalam menjalankan peran serta pengabdian mereka kepada bangsa dan negara, termasuk dalam mengawal proses demokrasi.
Apel ini diikuti secara tertib oleh seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Probolinggo. Keikutsertaan tersebut mencakup unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta para Tenaga Pendukung yang bertugas di lembaga pengawas Pemilu tersebut.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema nasional resmi, yaitu "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia". Tema tersebut dipilih untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan yang relevan bagi generasi bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman saat ini.
Pelaksanaan apel serentak ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas internal aparatur pengawas pemilu dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Ketua Bawaslu Probolinggo, Yonki Hendriyanto, memberikan pandangannya mengenai esensi peringatan hari bersejarah ini terhadap kerja-kerja pengawasan. "Esensi Hari Sumpah Pemuda dalam pengawasan pemilu adalah menghidupkan kembali semangat persatuan dan integritas kaum muda untuk menjaga serta mengawasi suara rakyat. Sesuai dengan tema Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026, jajaran pengawas yaitu kita semua
harus hadir dengan sikap patriotik,gigih, dan berempati sebagai garda terdepan dalam mengawal demokrasi yang jujur dan adil.," ujar Yonki Hendriyanto.
Yonki juga menambahkan dalam amanatnya bahwa, dalam memperbanyak peran pemuda dalam pengawasan. Wajib bagi jajaran pengawas pemilu untuk terus melakukan kerja sama dengan berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan di sekitar Kabupaten Probolinggo. Dan juga lebih gencar dlam melakukan sosialisasi tentang Pemilih Pemula di tingkat SMA-MA.
Melalui kegiatan peringatan ini, jajaran Bawaslu Kabupaten Probolinggo berharap semangat kebangsaan dapat terus terawat dalam setiap lini pelayanan publik. Komitmen tersebut penting untuk memastikan pengawasan kepemiluan berjalan secara profesional demi menegakkan hak-hak konstitusional warga negara.
Penulis dan Editor : Anggita
Foto : Rahmat