Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Probolinggo Jajaki Kerja Sama Pengawasan Partisipatif dengan Muhammadiyah

16 Okr 26

Bawaslu Kabupaten Probolinggo beraudiensi dengan PDM Kabupaten Probolinggo untuk menjajaki kerja sama pengawasan pemilu partisipatif.

PROBOLINGGO — Bawaslu Kabupaten Probolinggo menggelar audiensi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Probolinggo pada Jumat (16/10) di Warung Hasanah Bu Jali, Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan menjajaki kerja sama dalam memperluas pengawasan pemilu partisipatif melalui jaringan organisasi kemasyarakatan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo Yonki Hendriyanto hadir didampingi anggota Bawaslu Ubaidillah beserta staf. Rombongan disambut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Probolinggo, Ust. Sigit Prasetyo, S.T., M.Pd.

Dalam pertemuan tersebut, Yonki menyampaikan maksud audiensi sebagai upaya membangun kerja sama antara Bawaslu Kabupaten Probolinggo dan Muhammadiyah. Menurutnya, koordinasi dengan organisasi kemasyarakatan menjadi salah satu peluang untuk memperluas jangkauan pengawasan pemilu, terutama dengan melibatkan masyarakat di tingkat lokal.

Yonki menjelaskan, Bawaslu memiliki keterbatasan sumber daya manusia untuk melaksanakan pengawasan pemilu secara menyeluruh. Sementara itu, Muhammadiyah memiliki jaringan organisasi dan sumber daya manusia yang tersebar hingga tingkat desa.

Perbedaan kapasitas tersebut membuka peluang kolaborasi yang saling mendukung. Melalui jaringan organisasi Muhammadiyah, pengawasan partisipatif diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sehingga keterlibatan warga dalam mengawasi proses demokrasi semakin luas.

Pengawasan partisipatif merupakan keterlibatan masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu, termasuk turut memperhatikan potensi pelanggaran. Partisipasi ini menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan pemilu yang berintegritas.

Audiensi tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran pandangan mengenai kepemimpinan, integritas politik, persoalan penyelenggaraan pemilu, serta pentingnya pengawasan dalam kehidupan demokrasi. Dalam pertemuan itu, Bawaslu turut menyampaikan tugas dan kewenangannya sebagai lembaga pengawas pemilu.

Penyampaian tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai peran Bawaslu, termasuk pentingnya koordinasi dalam penanganan dugaan pelanggaran. Dengan pemahaman yang lebih baik, komunikasi antara lembaga pengawas pemilu dan organisasi kemasyarakatan diharapkan dapat mendukung pengawasan yang lebih efektif.

Yonki berharap audiensi ini menjadi langkah awal bagi terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan. Penjajakan kerja sama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Probolinggo diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi yang mendukung pengawasan pemilu dan penguatan integritas demokrasi.

Penulis: Jimmy

Editor: Alam

Dokumentasi: